Keajaiban Sholat Tahajjud, Sholat Sunnah Muakad yang Bisa Jadi Penghapusan dan Pencegahan Dosa

Sholat Tahajud ( bahasa Arab: صلاة التهجد, translit. ṣalātu-at-tahajjud ‎) adalah salat sunah muakad yang didirikan pada malam hari atau sepertiga malam setelah terjaga dari tidur.

Sholat ini bukanlah bagian dari salat lima waktu yang diwajibkan bagi umat Muslim dan dapat dikerjakan sedikitnya dua rakaat dan sebanyak-banyaknya tidak terbatas.

Tahajud dilakukan setelah bangun tidur pada waktu malam.

Tahajud dapat didirikan saat sepertiga malam awal, tengah, maupun akhir, tetapi dasarnya didirikan setelah mendirikan salat wajib Isyak. Ibnu Hajar mengatakan sebagai berikut:

Baca juga : 7 Keutamaan Sholat Dhuha, Empat Rakaat Mencukupkan Rezeki, Dua Rakaat Setara 360 Sedekah

Tidak ada waktu yang tertentu dalam salat Tahajud Nabi ﷺ mendirikan salat malamnya; beliau dapat mendirikannya kapanpun beliau merasa ringan untuk melakukannya.

"Waktu terbaik mendirikan tahajud adalah sepertiga malam terakhir." (Abu Hurairah: Fiqh)[3][butuh rujukan]

Dari Umar bin Anbasah, Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

Keadaan yang paling dekat antara Tuhan dan hamba-Nya adalah saat sepertiga malam terakhir. Jika kamu mampu menjadi orang yang berzikir kepada Allah pada saat itu, maka lakukanlah!

— At-Tirmidzi

Keajaiban Sholat Tahajud

Berikut keajaiban sholat tahajud yang telah dirangkum dari berbagai sumber:

  1. Amalan yang akan Membantu di Akhirat

Dalam surat Az-Zariyat ayat 15-18 disebutkan bahwa orang yang senantiasa melakukan sholat tahajud, insya Allah akan mendapatkan sebuah balasan yang setimpal yang diberikan oleh Allah ketika kelak sudah berada di akhirat.

Di mana dalam ayat tersebut dengan jelas menyebutkan bahwa:

“Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah SWT berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka adalah telah berbuat baik sebelumnya (di dunia), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah.” (QS. Az Zariyat: 15-18).

  1. Jembatan untuk Masuk Surga

Keajaiban berikutnya adalah menjadikan sebuah jembatan untuk masuk ke surga.

Berikut bunyi hadis yang dikatakan oleh Rasulullah SAW saat itu kepada Abdullah Ibnu Muslim berkaitan dengan keistimewaan sholat tahajud.

“Hai sekalian manusia! Sebarkanlah salam, dan bagikanlah makanan serta sambunglah silaturahmi dan tegakkan lah sholat malam saat manusia yang lain sedang tidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah).

  1. Menjaga Kesehatan Rohani

Baca juga : 7 Keutamaan Sholat Dhuha, Empat Rakaat Mencukupkan Rezeki, Dua Rakaat Setara 360 Sedekah

Jika kamu selalu rutin mengerjakan amalan ibadah yang paling utama di malam hari ini, tentu saja akan ada keistimewaan yang bisa kamu raih, salah satunya kesehatan rohani yang selalu terjaga.

Hal tersebut sudah jelas ditegaskan oleh Allah SWT dengan mengatakan bahwa orang yang selalu sholat tahajud akan selalu mempunyai sifat yang rendah hati dan ramah dan refleksi ketenangan jiwa di dalam kehidupan sehari-hari.

Allah SWT telah berfirman,

“Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melewati malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64).

  1. Penghapusan dan Pencegahan Dosa

Sholat tahajud juga merupakan ajang mendekatkan diri kepada Allah SWT, menghapus dosa, menolak penyakit serta pencegah dari dosa.

Nah, dengan menjalankan sholat tahajud, maka kamu bisa mendapatkan manfaat sholat tahajud yang mengagumkan ini.

Dosa dosa kecil yang pernah kamu perbuat menjadi berguguran.

  1. Kebiasaan yang Dilakukan Orang Saleh

Sholat tahajud merupakan kebiasaan orang-orang yang saleh.

Tentunya orang-orang saleh tersebut mengetahui bagaimana tata cara salat tahajud dan manfaat sholat tahajud yang menakjubkan bagi diri mereka.

Maka, bila kamu juga melaksanakan ibadah ini secara rutin, maka kamu juga termasuk orang yang saleh.

“Biasakanlah dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad).

  1. Doanya Dikabulkan

Doa-doanya akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Apalagi bila seseorang melaksanakannya di waktu utamanya yaitu di sepertiga malam terakhir.

Sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun setiap malam ke langit dunia ketika masih tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman: 'Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya. Barangsiapa yang memohon (sesuatu) kepada-Ku, niscaya Aku akan memberinya. Dan barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya.'" (HR. Bukhari).

  1. Sholat Sunnah yang Paling Utama

Di antara sholat sunnah lainnya, sholat tahajud merupakan sholat sunah yang paling utama.

Salat yang disebut juga dengan qiyamul lail menjadi salat sunah yang paling utama, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, yang artinya:

“Salat yang paling utama setelah sholat fardhu adalah sholat malam” (HR. An Nasa’i)

  1. Menolak Penyakit

Baca juga : 7 Keutamaan Sholat Dhuha, Empat Rakaat Mencukupkan Rezeki, Dua Rakaat Setara 360 Sedekah

Orang-orang yang mengamalkan salat sunah ini akan dijaga kesehatannya dan dijauhkan penyakit daripadanya, tentu dengan izin Allah SWT.

Niat sholat tahajud

Untuk Niat sholat tahajud tidak jauh berbeda atau hampir sama dengan sholat Sunnah lainnya, cukup pendek dan mudah untuk diingat.

Doa dan Niat sholat tahajud adalah sebagai berikut :

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Bahasa latin : Ushollii sunnatat tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

arti dalam bahasa Indonesia-nya : Aku (niat). sholat sunnah tahajud 2 rakaat, karena Allah Ta’ala

Tata Cara Sholat Tahajud

Mengenai cara sholat tahajud tidak jauh berbeda dengan sholat sunnah umumnya.

Adapun tata cara shalat tahajud yang dikutip dari ceritaislami.net yaitu sebagai berikut

  1. Membaca niat sholat tahajud seperti yang terlah tertulis di atas dengan suara yang pelan saja, diikuti dengan artinya di baca dalam hati.
  2. setelah membaca niat dilanjutkan dengan membaca takbir, (membaca Allahhuakbar) sambil tangannya di angkat ke atas
  3. Kemudian membaca doa iftitah (sunah)
  4. Lalu membaca surat alfatihah, setelah alfatihah membaca surat pendek yang ada dalam Al Qur’an yang telah dihafal, seperti surat Al Ikhlas, Annas, Alfalaq, dan lain-lain
  5. Kemudian lanjutkan seperti pada langkah langkah sholat pada umumnya. Seperti rukuk, sujud, hingga salam.

Setelah salam disunahkan membaca bacaan wirid, tasbih, tahmid, takbir, sholawat, istigfar, kemudian membaca doa sholat tahajud.

Doa Tahajud

Berikut doa Sholat Tahajud dikutip dari Iqra.id

Setelah menyelesaikan 2 rakaat sholat tahajud lalu bisa berdoa sebagai berikut:

Latin:

Allahumma lakal hamdu anta qayyimus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu laka mulkus samawaati wal ardhi wa man fiihinna,

wa lakal hamdu anta nuurus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta malikus samawaati wal ardhi, wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa-ukal haqqu,

wal jannatu haqqun, wan naaru haqqun, wan nabiyyuuna haqqun, wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wa sallama haqqun, was saa’atu haqqun, allahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu,

wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu, wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a’lantu, antal muqaddimu, wa antal muakhkhiru, laa ilaaha illa anta aw laa ilaaha ghairuka wa laa haula wa laa quwwata illa billahi.

Artinya:

“Ya Allah, milikmulah segala puji. Engkaulah penegak langit dan bumi serta apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, milik-Mu lah kerajaan langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji,

Engkaulah cahaya langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, Engkaulah penguasa langit dan bumi , milik-Mu lah segala puji, Engkaulah yang benar dan janjimu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar,

perkataanmu benar, surga-Mu itu benar ada, neraka itu benar ada, para nabi itu benar, Nabi Muhammad Saw itu benar, dan kiamat itu benar ada.

Ya Allah hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal, hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dengan-mu lah aku menghadapi musuh, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum.

Baca juga : 7 Keutamaan Sholat Dhuha, Empat Rakaat Mencukupkan Rezeki, Dua Rakaat Setara 360 Sedekah

Maka ampunilah aku atas segala dosa yang telah aku lakukan dan yang mungkin akan aku lakukan, dosa yang aku lakukan sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.

Engkaulah yang Maha terdahulu dan Engkaulah yang Maha terakhir. Tiada Tuhan selain Engkau dan tiada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.”